Rumah Kehidupan Retak, Bibir pecah-pecah dengan kulit gatal

Retak, Bibir pecah-pecah dengan kulit gatal

Daftar Isi:

Anonim

Retak, bibir pecah-pecah menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan, dan bila dikombinasikan dengan kulit yang gatal, bisa menyebabkan rasa malu dan jengkel. Meski sebagian besar kasus retak, bibir pecah-pecah dengan kulit yang gatal bukanlah penyebab medis yang perlu diperhatikan, gejala yang menetap mungkin mengindikasikan kondisi kesehatan yang lebih serius. Untungnya, kebanyakan kasus retak, bibir pecah-pecah dan kulit gatal dapat dicegah atau diobati dengan perubahan gaya hidup sederhana dan perawatan diri di rumah.

Fitur

Orang yang mengalami retak, bibir pecah-pecah dengan kulit yang gatal mungkin akan mendapati gejala mereka memburuk selama musim dingin yang dingin dan kering. Selain itu, menghabiskan waktu lama di luar rumah di musim panas juga bisa menyebabkan bibir pecah-pecah, pecah-pecah dan kulit gatal. Bibir yang sangat retak mungkin berdarah, dan goresan yang intens bisa menyebabkan pendarahan atau infeksi kulit di daerah yang terkena.

Penyebab

Dengan bertambahnya usia, kulit menghasilkan sedikit minyak alami, yang dapat menyebabkan retak, pecah-pecah dan gatal. Perilaku pribadi seperti sering menjilat bibir, menghabiskan waktu lama di luar rumah, dan mandi air panas juga berkontribusi pada retak, bibir pecah-pecah dengan kulit yang gatal. Kondisi medis termasuk anemia, diabetes, depresi, HIV dan AIDS dan gagal ginjal dapat menyebabkan gejala yang meliputi retak, bibir pecah-pecah dan kulit gatal.

Perawatan

Tetap terhidrasi dengan baik dan menambahkan kelembaban ke udara dalam dengan humidifier dapat mengurangi gatal pada kulit dan retak, bibir pecah-pecah. Gunakan lip balm dengan petrolatum atau lilin lebah yang tidak mengandung tambahan wewangian, rasa atau warna. Situs American Academy of Dermatology menyarankan untuk menerapkan krim kulit yang mengandung asam laktat atau urea pada kulit yang sangat gatal atau kering, walaupun ramuan ini bisa mengiritasi kulit yang retak. Dokter mungkin meresepkan salep topikal atau antihistamin oral untuk kulit yang sangat gatal.

Pertimbangan

Menurut situs Mayo Clinic, menerapkan lip balm rasa bisa menyebabkan orang menjilat bibir lebih sering, sehingga memperburuk masalah bibir pecah-pecah. Antihistamin dapat menyebabkan dehidrasi pada kulit dan mulut, yang bisa memperburuk kekeringan dan chapping pada beberapa orang.

Pencegahan / Larutan

Sebelum keluar dengan cuaca dingin, oleskan lip balm tanpa bunga ke bibir, dan ulangi balsem secara teratur. Situs Mayo Clinic merekomendasikan penggunaan lip balm yang mengandung tabir surya, karena sengatan sinar matahari ke bibir bisa terjadi kapan saja dalam setahun dan bisa memperburuk retak atau chapping bibir. Gunakan sabun lembut atau pembersih tubuh untuk membersihkan kulit, dan setelah mandi atau mandi, oleskan pelembab ke kulit untuk membantu menyegel minyak alami tubuh, dan kenakan kain katun lembut untuk membantu mencegah iritasi lebih lanjut pada kulit yang gatal.