Makanan yang Memblokir Penyerapan Lemak

Lemak terutama terdiri dari asam lemak jenuh, tak jenuh ganda, tak jenuh tunggal dan trans. Menurut American Heart Association, lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal dianggap sebagai lemak sehat karena mencegah deposit kolesterol, atau zat lemak yang menumpuk di dinding arteri jantung. Lemak jenuh dan trans dianggap tidak sehat karena mendorong akumulasi deposit lemak berlemak di dinding arteri, yang bisa menyebabkan penyakit jantung, serangan jantung dan stroke. Cara terbaik untuk memblokir penyerapan lemak adalah dengan menggabungkan olahraga teratur dengan diet rendah lemak sehat yang terdiri dari buah-buahan, makanan berbasis kedelai dan biji-bijian.

Video of the Day

Apel

Apel bagus untuk menghalangi penyerapan lemak karena mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang disebut pektin, menurut ShapeFit. com. Pektin mencegah tubuh Anda menyerap sejumlah besar lemak. Mengonsumsi satu sampai dua porsi buah setiap hari dapat membantu Anda mengurangi jumlah lemak yang diserap tubuh Anda, menurut ShapeFit. com. Dan situs Diet Food Fiber Food menyoroti buah-buahan lain yang mengandung pektin, termasuk pisang, grapefruits, jeruk dan aprikot.

Makanan Kedelai

Jika Anda mencoba membatasi jumlah lemak yang Anda cerna, coba konsumsi makanan kedelai. Kacang Kedelai mengandung kadar asam lemak, vitamin, serat dan lesitin yang tinggi, nutrisi yang membantu memecah lemak alami yang tersimpan di dalam tubuh Anda, menurut ShapeFit. com. Selain itu, lesitin dapat membantu sistem pencernaan Anda memecah lemak dan menghalangi pembentukan timbunan lemak. Organisasi Kesehatan Konsumen Kanada menyatakan bahwa beberapa makanan yang mengandung kedelai meliputi susu kedelai, biji kedelai kering, kecap, tahu, tempe, tepung kedelai, natto dan miso.

Whole Grains

Sumber makanan alami yang bisa menghambat penyerapan lemak adalah biji-bijian. Menurut Harvard School of Public Health, biji-bijian dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2 dan kanker. MayoClinic. com menyatakan bahwa biji-bijian mengandung serat dalam jumlah sehat, yang mendukung pergerakan usus sehat, membantu penurunan berat badan, menurunkan kadar kolesterol dan mengendalikan kadar gula darah. Menurut Harvard School of Public Health, makanan lain yang mengandung serat adalah jelai, oatmeal, beras merah, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian dan roti gandum utuh.